Ayahh, aku ingin memelukmu dengan penuh kesedihan, ingin sekali menceritakan begitu pahitnya hidup di dunia. Aku ingin seperti mereka yang pergi bermain sesukanya, sedangkan aku? aku hanya bisa berdiam diri didalam kejenuhan dan kebosanan setiap harinya. Aku ingin pergi bermain bersamamu dan menikmati kesenangan yang ada.
Ayahh, aku mengerti mencari uang itu tidak mudah, aku selalu ingin menangis jika melihat kau begitu sedih saat pulang tak membawa apa-apa, aku sangat sedih kau kebingungan mencari kemana lagi, untuk menyenangiku agar bisa bermain seperti mereka. Aku tak tega melihat ayah seperti ini. Aku selalu memaksa dia untuk mencari uang untuk barang yang ku mau.
Kenapa aku ini? apa aku tak punya hati?meminta seenaknya tanpa memikirkan bagaimana kerasnya mencari uang itu. Jika kau mengerti bagaimana menjadi aku, aku selalu iri dengan orang-orang disekitarku sangat gampang untuk membeli barang yang mereka mau, sedangkan aku,aku hanya bisa melihat dan terdiam ayahh, paiitt rasanya.
Ayahh, aku ingin membahagiankanmu, aku ingin menggantikan posisiku denganmu, biar aku merasakan begitu pahitnya di minta-minta dengan kepaksaan dan begitu pahitnya mencari uang kesana kemari. Ayahh, jika kau membuka hati untuk memaafkanku, aku akan bersenang hati meminta maaf kepadamu atas perilaku yang terbawa-bawa pergaulan.
Ayahh, aku sayang ayahh, aku ingin melihatmu bahagia dan tersenyum karenaku, aku ingin seperti apa yang ayah mau agar aku bisa melihat senyummu yang tulus.
Maafkan aku ayahh... :')